Bangun Reputasi Sejak Kuliah, Mahasiswa UBSI Tasikmalaya Jadi Reviewer Kode di Dicoding Indonesia

Table of Contents


TASIKMALAYA – Prestasi yang membanggakan berhasil ditorehkan oleh seorang mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Tasikmalaya. Hendri Mardani, mahasiswa semester lima dari Program Studi Sistem Informasi UBSI, berhasil bergabung sebagai External Code Reviewer dalam program Dicoding Elite yang diselenggarakan oleh Dicoding Indonesia.

UBSI dikenal sebagai kampus digital kreatif yang terus mendorong mahasiswanya untuk aktif mengembangkan kompetensi dan terlibat langsung dalam ekosistem industri digital. Capaian Hendri menjadi bukti bahwa mahasiswa UBSI mampu bersaing dan berkontribusi secara profesional meskipun masih menjalani pendidikan di bangku kuliah.

Dalam menjalankan perannya sebagai External Code Reviewer, Hendri tidak hanya meninjau proyek submission yang dikerjakan oleh peserta pelatihan, tetapi juga menentukan kelayakan kelulusan pada kelas tertentu. Ia memberikan umpan balik konstruktif berdasarkan prinsip clean architecture dan clean code agar kode yang dihasilkan mudah dipelihara dan dikembangkan di masa depan.

Selain itu, ia juga aktif dalam forum diskusi daring dengan membantu peserta yang mengalami kesulitan memahami materi atau menghadapi kendala teknis selama proses pembelajaran. Pengalaman ini menjadi kesempatan berharga bagi Hendri untuk mengasah kemampuan teknis sekaligus memperluas wawasan profesionalnya di bidang teknologi.

Hendri menyampaikan harapannya melalui peran ini, ia dapat membantu peserta menjadi lebih kompeten, memiliki kualitas yang unggul, serta mampu bersaing di dunia industri baik di tingkat nasional maupun internasional.

Program Dicoding Elite melibatkan individu terpilih dengan kompetensi di bidang teknologi untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di platform Dicoding Indonesia. Pihak kampus pun mengapresiasi pencapaian ini sebagai implementasi pembelajaran yang berorientasi pada praktik nyata dan kesiapan menghadapi dunia kerja.

Ketua Prodi Sistem Informasi UBSI kampus Tasikmalaya, Deddy Supriadi, menyebut bahwa apa yang diraih Hendri menjadi bukti bahwa kurikulum di UBSI sangat relevan dan terpakai di industri. Di UBSI memang mengedepankan skill dan kompetensi lulusannya. Hendri telah membuktikan, meskipun belum lulus, tapi sudah terserap dan menjadi bagian dari Program Dicoding Elite.

Deddy sangat senang atas capaian yang diraih Hendri dan berharap semoga ia semakin bisa membuktikan diri di industri ke depannya.

Kunci Sukses dalam Pembelajaran Praktis

Beberapa faktor penting yang membuat Hendri mampu meraih prestasi ini antara lain:

  • Pendekatan Kurikulum yang Komprehensif
    UBSI memiliki kurikulum yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan industri. Hal ini membantu mahasiswa seperti Hendri untuk memiliki dasar yang kuat dalam bidang teknologi sejak awal studi.

  • Fleksibilitas Waktu dan Kemampuan Manajemen
    Hendri berhasil menjalankan perannya sebagai External Code Reviewer sambil menjalani aktivitas perkuliahan. Ini menunjukkan kemampuannya dalam mengatur waktu dan mengoptimalkan potensi diri.

  • Partisipasi Aktif dalam Ekosistem Digital
    Dengan aktif terlibat dalam program seperti Dicoding Elite, Hendri tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga memperluas jaringan profesional yang bermanfaat di masa depan.

  • Komitmen terhadap Kualitas dan Keberlanjutan
    Prinsip clean architecture dan clean code yang diterapkan Hendri menunjukkan komitmennya terhadap pengembangan solusi yang efisien dan mudah dipelihara.

Tantangan dan Pelajaran yang Didapat

Meski sukses, tidak semua hal berjalan mulus. Hendri mengakui adanya tantangan dalam menjalankan perannya, terutama dalam memahami berbagai jenis proyek dan memberikan umpan balik yang tepat. Namun, ia melihat setiap tantangan sebagai peluang untuk belajar dan berkembang.

Selain itu, ia juga belajar untuk lebih sabar dalam bekerja sama dengan peserta pelatihan, terutama ketika mereka mengalami kesulitan teknis. Dengan pengalaman ini, Hendri semakin percaya diri dalam menghadapi tantangan di dunia kerja.

Kesimpulan

Hendri Mardani menjadi contoh yang baik bagi mahasiswa lainnya. Prestasinya menunjukkan bahwa dengan komitmen, keterampilan, dan kesempatan yang tepat, mahasiswa dapat berkontribusi secara profesional bahkan sebelum menyelesaikan pendidikan. UBSI terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung inovasi dan kesiapan menghadapi dunia kerja.

Posting Komentar