DLH Siagakan 1.400 Petugas Kebersihan Saat Aksi May Day Monas

Table of Contents

Persiapan Menyeluruh untuk Peringatan Hari Buruh Internasional

Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta telah menyiagakan sebanyak 1.400 petugas kebersihan untuk mendukung peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di kawasan Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jumat, 1 Mei 2026. Tujuan dari langkah ini adalah memastikan para buruh dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman, aman, dan dalam lingkungan yang bersih.

Peringatan May Day tahun ini diperkirakan akan dihadiri oleh sekitar 300.000 buruh dari berbagai daerah. Selain itu, acara ini juga direncanakan akan dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi, menjelaskan bahwa May Day bukan hanya momentum untuk menyuarakan aspirasi pekerja, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat semangat gotong royong antara buruh, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan kota bersama-sama.

“May Day tahun ini menjadi momentum kolaborasi seluruh elemen. Kami ingin memastikan kegiatan berjalan lancar, nyaman, dan Jakarta tetap bersih. Semangat perjuangan pekerja juga dapat berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Dudi melalui keterangan tertulis, Kamis, 30 April 2026.

Menurutnya, peringatan tahun ini memiliki makna tersendiri karena Menteri Lingkungan Hidup memiliki latar belakang sebagai aktivis buruh. Hal ini dinilai memperkuat pesan bahwa isu ketenagakerjaan dan lingkungan hidup dapat berjalan beriringan demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Penyediaan Personel dan Fasilitas Kebersihan

Untuk mendukung kebersihan selama kegiatan berlangsung, 1.400 personel yang dikerahkan merupakan gabungan dari Suku Dinas Lingkungan Hidup di lima wilayah kota administrasi serta Unit Penanganan Sampah Badan Air (UPSBA). Para petugas akan bekerja dalam dua shift, yakni pukul 08.00–14.00 WIB dan pukul 14.00 WIB hingga kegiatan selesai.

Selain personel, DLH juga menyiapkan berbagai sarana kebersihan yang ditempatkan di area Monas, taman Monas, serta sejumlah kantong parkir seperti Lapangan Banteng, Kemayoran, dan kawasan Gelora Bung Karno (GBK).

Fasilitas yang disiagakan meliputi:

  • 18 unit road sweeper
  • 12 unit truk anorganik
  • 12 unit truk compactor
  • 6 unit mobil lintas
  • 112 dustbin
  • 23 bus toilet
  • 23 toilet portabel
  • 1.400 kantong plastik

Pengelolaan Sampah yang Terstruktur

Dinas juga menyediakan tempat sampah terpilah di sejumlah titik yang terdiri dari:

  • Tempat sampah mudah terurai (sisa makanan)
  • Tempat sampah material daur ulang (plastik, karton, dan lain-lain)
  • Tempat sampah residu

Upaya ini dilakukan untuk memudahkan pemilahan sampah sejak dari sumber, sehingga pengelolaan sampah menjadi lebih tertib dan efisien.

“Menjaga kebersihan Jakarta adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh peserta May Day untuk membuang sampah pada tempatnya, memilah sampah, serta menjaga fasilitas umum. Dengan kolaborasi semua pihak, Jakarta akan tetap bersih, sehat, dan nyaman bagi semua,” kata Dudi.

Posting Komentar