Tanzania mempromosikan perdagangan online yang menargetkan pekerjaan bagi pemuda dan pertumbuhan ekonomi

Dar es Salaam. Tanzania menjadikan perdagangan online sebagai pilar utama strateginya untuk mengatasi pengangguran pemuda sambil mempercepat pertumbuhan ekonomi, seiring pemerintah menyelesaikan Strategi E-commerce Nasional yang bertujuan membuka peluang di ekonomi digital.
Menjawab konferensi pers pada hari Kamis, 18 Desember 2025, Menteri Perindustrian dan Perdagangan, Ibu Judith Kapinga, mengatakan pemerintah sedang mengambil "langkah kritis untuk membangun sistem yang kuat dan terkoordinasi dengan baik untuk membimbing perdagangan online, mengakui peran sektor ini yang semakin meningkat dalam transformasi bisnis dan penciptaan lapangan kerja."
"Perdagangan online adalah peluang besar bagi pemuda, dan dengan mengakui realitas ini, strategi nasional yang sedang disiapkan akan secara khusus dan unik mengintegrasikan partisipasi pemuda," tambah Ms Kapinga.
Pernyataannya datang di tengah peningkatan kewirausahaan digital di Tanzania, yang didorong oleh peningkatan akses internet, penetrasi uang elektronik, dan penerimaan yang semakin meningkat terhadap pasar online.
Dari toko media sosial hingga platform e-commerce yang lengkap, teknologi sedang menurunkan penghalang masuk bagi pengusaha muda yang sebelumnya tidak memiliki modal untuk mendirikan bisnis fisik.
Menurut data yang diungkapkan menteri, pada 2024 Tanzania telah mendaftarkan 1.820 perusahaan yang aktivitas intinya adalah perdagangan online, sebuah indikasi seberapa cepat sektor ini mulai berkembang.
Banyak dari perusahaan ini dipimpin oleh pemuda, beroperasi di ritel, logistik, industri kreatif, dan layanan digital.
"Perkembangan teknologi telah menyebabkan munculnya dan pertumbuhan pesat bisnis online. Di Tanzania, kita sudah memiliki perusahaan dan pedagang yang operasinya sepenuhnya berbasis e-commerce," katanya.
Pemerintah memandang pemuda sebagai aset ekonomi strategis daripada tantangan sosial.
Ibu Kapinga menekankan bahwa investasi publik akan fokus pada infrastruktur, keterampilan, dan akses terhadap sumber daya untuk memastikan partisipasi muda secara bermakna dalam perdagangan digital.
"Kami mengakui kekuatan pemuda sebagai bagian penting dari pembangunan nasional. Kami akan terus berinvestasi dalam infrastruktur, pelatihan, dan sumber daya sehingga bisnis online menjadi aksesibel bagi pemuda," katanya.
"Kami akan menjamin pembayaran yang aman, pasar yang lebih luas dan dukungan profesional, sambil memastikan alat dan teknologi tersedia lebih dekat dengan orang-orang," tambah Ibu Kapinga.
Di luar regulasi, strategi ini juga bertujuan untuk membuat bisnis online menarik dan berkelanjutan.
Pemerintah berencana mempromosikan inovasi melalui insentif, kompetisi, dan tantangan berbasis penghargaan, khususnya menargetkan para inovator muda.
"Kami akan mendorong kreativitas dan inovasi melalui tantangan yang menawarkan hadiah, membuat bisnis online menjadi menyenangkan sekaligus menguntungkan," kata Ms Kapinga.
"Secara bersama, pemuda dan pemerintah akan membangun Tanzania yang penuh dengan pengusaha tangguh dengan produk yang mampu bersaing secara global," tambahnya.
Kampanye e-commerce juga terkait dengan agenda industrialisasi yang lebih luas di Tanzania.
Pemerintah telah meluncurkan program pengembangan industri khusus yang ditujukan untuk mendirikan, memulihkan, dan memperluas 9.048 industri, serta menciptakan enam juta pekerjaan dalam enam tahun.
Rencana ini mencakup pembangunan taman industri di seluruh wilayah daratan Tanzania, yang sejalan dengan kekuatan ekonomi regional.
"Program ini memberikan kesempatan yang signifikan bagi pemuda untuk berpartisipasi di seluruh rantai nilai," kata menteri tersebut, menunjukkan bahwa platform digital dapat menghubungkan produsen kecil dengan pasar nasional, regional, dan internasional.
Disediakan oleh SyndiGate Media Inc. (Syndigate.info).
Posting Komentar