Teknologi ini membuat mobil seperti punya setan, bisa mencari tempat parkir sendiri
Teknologi VPD: Mobil Bisa Jalan Sendiri Cari Lokasi Parkir

Mobil kini semakin canggih dengan hadirnya teknologi baru yang membuat kendaraan bisa berjalan sendiri mencari lokasi parkir. Teknologi ini disebut Valet Parking Driver (VPD), yang dikembangkan oleh Omoda Jaecoo. Dengan VPD, mobil mampu melakukan manuver parkir secara otomatis tanpa perlu adanya pengemudi di dalam kendaraan.
Teknologi ini memungkinkan mobil untuk mencari ruang parkir kosong dan parkir secara presisi. Berbeda dengan Auto Parking Assist (APA) konvensional yang masih mengandalkan marka parkir, sistem VPD menggunakan persepsi lingkungan untuk membaca kondisi sekitar secara real-time dan menyesuaikan pergerakan kendaraan.
Pengguna dapat mengakses fitur remote summon melalui aplikasi mobile untuk memanggil kendaraan ke titik penjemputan, serta mengaktifkan parkir otomatis saat tiba di lokasi tujuan. Teknologi ini sangat relevan untuk kondisi parkir di kota besar yang padat, seperti pusat perbelanjaan dan area perkantoran, termasuk di Indonesia.
"Melalui VPD, kami berupaya menghadirkan solusi yang tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga memberikan efisiensi dalam penggunaan kendaraan sehari-hari," ujar Business Unit Director Jaecoo Indonesia, Jim Ma.
Pengujian teknologi VPD akan dilakukan pada sejumlah model berbasis SHS hybrid sebagai bagian dari pengembangan kendaraan elektrifikasi dan intelligent driving Omoda Jaecoo secara global. Uji coba ini akan melibatkan hampir 100 perwakilan dealer global, media, serta KOL, guna memastikan performa sistem tetap optimal di berbagai kondisi.
Pengujian Teknologi VPD
Dalam pengujian kali ini, VPD akan diterapkan pada model Jaecoo J5 SHS-H, Jaecoo J7 SHS-P, serta OMODA 7 SHS-P. Evaluasi dilakukan melalui beberapa skenario yang merepresentasikan kondisi parkir nyata:
-
Skenario Remote Summon: Mobil diuji untuk keluar dari area parkir dan bergerak secara otonom menuju titik penjemputan melalui aplikasi. Sistem akan mendeteksi berbagai hambatan seperti pejalan kaki, kendaraan lain, hingga objek statis, lalu menyesuaikan jalur secara real-time.
-
Skenario Auto Valet Parking: Kendaraan mencari ruang parkir sendiri setelah ditinggal pengguna, lalu melakukan parkir secara mandiri dan presisi hingga berhenti di posisi optimal, sekaligus mengunci kendaraan secara otomatis.
-
Skenario Perbandingan Manusia dan Sistem (Human vs Machine): Pengujian ini membandingkan kemampuan VPD dengan pengemudi berpengalaman dalam kondisi parkir sulit, seperti ruang sempit atau posisi buntu, dengan fokus pada efisiensi waktu, jumlah koreksi kemudi, serta hasil akhir parkir.
Tujuan Pengembangan VPD
Melalui pengembangan VPD, Omoda Jaecoo berupaya menjawab tantangan parkir yang kerap dihadapi pengguna, sekaligus memperkuat peran teknologi dalam ekosistem mobilitas cerdas. Inovasi ini diharapkan dapat mengurangi kompleksitas parkir dan mendukung sistem mobilitas yang lebih efisien di masa depan.
Meski demikian, VPD dirancang khusus untuk area parkir tertutup dan tidak digunakan di jalan umum. Pengguna tetap diminta memperhatikan kondisi sekitar serta siap mengambil alih kendali kendaraan bila diperlukan.
Rencana ke depan, Omoda Jaecoo akan terus mengembangkan teknologi cerdas, termasuk pada sektor powertrain hybrid, intelligent driving, dan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI), guna menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih praktis dan relevan dengan kebutuhan pengguna.

Posting Komentar