Tersangka penembakan di Universitas Brown ditemukan tewas, motifnya masih tidak jelas

Pakistan, 19 Desember -- Pelaku penembakan di Brown University akhir pekan lalu di Providence, Rhode Island, telah ditemukan tewas, dikonfirmasi oleh pejabat pada hari Kamis. Para pejabat mengidentifikasinya sebagai warga negara Portugal berusia 48 tahun Claudio Neves Valente, yang juga diduga membunuh seorang profesor dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) dua hari setelah kerusuhan di kampus tersebut. Para penyidik mengatakan Valente bunuh diri dan tampaknya bertindak sendirian.
Valente, seorang mantan mahasiswa doktoral fisika di Brown lebih dari dua dekade yang lalu, sudah mengenal bangunan yang dituju. Kepala Polisi Providence Oscar Perez dan Jaksa Agung Rhode Island Peter Neronha mengatakan bahwa laporan dari seorang saksi yang berhadapan dengan Valente di dalam kamar mandi kampus membawa otoritas kepada sebuah mobil yang disewa di Massachusetts. Gambar dari kamera pengawas dari agen sewa mobil itu membantu memastikan identitasnya dan melacak pergerakannya.
Jasad tersangka kemudian ditemukan di unit penyimpanan di Salem, New Hampshire, sekitar 30 kilometer utara Boston. Pejabat penegak hukum mengatakan Valente menyewa unit tersebut, tetapi alasan dia melakukan penembakan tetap tidak diketahui. "Kami tidak tahu mengapa Brown, atau mengapa para siswa, atau mengapa kelas ini," kata Neronha.
Korban MIT, Profesor Nuno Loureiro, ditemukan tewas tertembak di rumahnya di Brookline, sekitar 80 kilometer utara kampus Brown. Para pejabat percaya bahwa Loureiro dan Valente pernah kuliah di Lisbon, Portugal. Jaksa menyatakan bahwa bukti menghubungkan Valente dengan pembunuhan tersebut, meskipun motif di balik penargetan Loureiro masih dalam penyelidikan.
Di Brown, dua mahasiswa tewas dan setidaknya delapan terluka selama penembakan tersebut. Para penyidik mengandalkan rekaman keamanan perumahan untuk melacak tersangka, karena kampus memiliki pengawasan terbatas di area yang terkena dampak. Pihak berwenang terus mencari informasi dari masyarakat mengenai seorang pria tak dikenal lainnya yang terlihat dekat lokasi kejahatan.
Pejabat menekankan bahwa detail mengenai motif Valente akan dibagikan setelah dikonfirmasi, mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan bekerja sama dengan pihak berwajib.
Posting Komentar