Bagaimana AI akan mengubah pengalaman perhotelan pada tahun 2026
Poin-Poin Utama
- Laporan baru telah memprediksi bahwaAI akan menjadi penting bagi industri perhotelan dan toko kelontongsebagai pelanggan mencari pengalaman yang lebih personal.
- AI memiliki kemampuan untuk memberikankustomisasi skala besaruntuk pelanggan individu, termasuk dengan mengirimkan pesan promosi yang relevan dan memungkinkan pemesanan prediktif.
- Di luar penggunaan AI,preferensi pelanggan berbasis digitalmenyarankan bahwa teknologi akan tetap menjadi alat kunci bagi bisnis-bisnis ini di masa depan.
Menurut laporan terbaru dari Paytronix,AI akan memainkan peran kritis dalam industri perhotelan dan toko kelontong yang akan datang, karena pelanggan lebih menyukai pengalaman yang personal dengan merek.
Laporan tersebut menunjukkan bahwa AI dapat membantu menyediakan pesan promosi yang dikustomisasi dalam skala besar, memungkinkan pemesanan prediktif, dan memanfaatkan strategi harga dinamis.
Selain itu, teknologi tetap menjadialat penting bagi bisnis perhotelan pada tahun 2026, terutama karena pelanggan memberi nilai tambahan pada pengalaman digital dan berbasis mobile.
AI Akan Mendorong Pengalaman Pelanggan yang Personalisasi di Sektor Wisata Hospitality
MenurutLaporan Prediksi Tren 2026 Paytronix, AI akan memainkan peran penting dalam bagaimana pengalaman pelanggan dan hubungan berkembang di dalamindustri kepariwisataan dan toko kemudahan.
Laporan tersebut menyatakan bahwa pelanggan saat ini mencari pengalaman yang lebih bermakna secara emosional dan personal dengan merek, di mana relevansi pribadi dihargai lebih tinggi daripada harga.
Baru saja! Lihat
perusahaan teknologi bisnis teratasuntuk 2026 👨💻
Laporan tahunan Paytronix memberikan wawasan mendalam tentang masa depan industri restoran dan toko kelontong, serta mengapresiasi kecerdasan buatan dan teknologi sebagai hal yang penting bagi bisnis di masa depan.
Cara Bisnis Perhotelan Menggunakan AI dengan Baik
Secara singkat,AI tidak lagi opsionaluntuk bisnis perhotelan. "Personalisasi berbasis AI" menurut laporan tersebut, dapat memberikan "penyesuaian dalam skala besar" bagi pelanggan perhotelan, "meningkatkan kepuasan dan loyalitas tamu secara signifikan." Untuk tetap kompetitif, bisnis perhotelan didorong untuk memanfaatkan kekuatannya.
Di satu sisi, AI dapat memberikanpesan yang dipersonalisasi dalam skala besar, di mana konsumen dapat diberitahu tentang penawaran promosi yang relevan dengan pengalaman mereka terhadap sebuah merek. Ini bisa, misalnya, adalah penurunan harga dari suatu item favorit.
Demikian pula, AI dapat memungkinkansistem penjadwalan prediktifyang mampu memprediksi kebutuhan tamu dengan menganalisis perilaku dan riwayat transaksi masa lalu. Ini juga dapat mempertimbangkan faktor eksternal yang telah memengaruhi riwayat pembelian, seperti cuaca dan waktu dalam sehari.
Ketiga, AI mampu membantu dalam memberikanstrategi harga dinamis.Ini akan memungkinkan harga untuk diubah berdasarkan data kepuasan pelanggan dan permintaan, secara real-time. Lagi pula, ini akan memberikan akses kepada pelanggan terhadap penawaran yang dipersonalisasi yang bisa mengarah pada lebih banyakhubungan merek jangka panjang.
Pengalaman Penginapan Digital Penting untuk Kebangkitan
Laporan tersebut juga menyatakan bahwa AI dan otomatisasi akan membantu bisnis perhotelan menghadapi lingkungan yang menantang. Tim Ridgely, wakil presiden teknik di Paytronix, pernah mengatakan bahwa otomatisasi akan memberikan "harapan bagi operator kecil yang menghadapi biaya yang meningkat di sebuah industri yang sudah berisiko tinggi."
Di Luar Kecerdasan Buatan, toko-toko kecantikan dan kemudahan sebaiknya fokus pada teknologi sebagai penggerak utama kelangsungan hidup dalam lingkungan yang semakin tertekan dan kompetitif.
Dalam laporan tersebut, Paytronix menjelaskan bagaimanapreferensi pelanggan sekarang lebih mengutamakan digital terlebih dahulu. Generasi Z dan Milenial menginginkan pengalaman merek yang berfokus pada perangkat mobile, sedangkan Generasi X dan Orang tua (Boomers) menghargai pengalaman digital untuk kesederhanaan dan keandalan.
Oleh karena itu, bahkan di luar AI, teknologi tetap akan memainkan peran penting dalam memuaskan pelanggan industri perhotelan.
Pos iniBagaimana AI Akan Mengubah Pengalaman Industri Pariwisata pada Tahun 2026muncul pertama kali dismelectronik.
Posting Komentar