Mali dan Burkina Faso menerapkan larangan perjalanan bagi warga negara Amerika Serikat sebagai langkah balasan visa
- Presiden Donald Trump menerapkan pembatasan perjalanan penuh pada Mali, Burkina Faso, dan negara-negara lain pada Desember 2025
- Dua negara Afrika Barat merespons tindakan Trump dengan mengambil tindakan yang sama terhadap warga negara Amerika.
- Setelah hubungan yang tegang dengan negara-negara Afrika Barat lainnya dan negara-negara Barat, dua negara tersebut membentuk blok regional mereka sendiri.
Blog Soldiradem blog.co.ke jurnalis Japhet Ruto memiliki lebih dari delapan tahun pengalaman dalam meliput keuangan, bisnis, dan teknologi, memberikan wawasan tentang tren ekonomi Kenya dan global.
Dalam tanggapan terhadap tindakan serupa oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump, Mali dan Burkina Faso telah mengumumkan bahwa mereka akan melarang warga negara AS memasuki negara mereka.

Baru-baru ini, larangan perjalanan yang ditingkatkan Trump memberlakukan pembatasan masuk penuh terhadap dua negara Afrika Barat.
Mengapa Mali dan Burkina Faso meminta dari Amerika Serikat?
Dua negara tersebut mengumumkan dalam pernyataan terpisah bahwa mereka akan mengambil tindakan yang sama terhadap warga negara Amerika Serikat.
Kementerian Luar Negeri Mali meminta rasa hormat saling dan kesetaraan kedaulatan, sementara Menteri Urusan Luar Negeri Burkina Faso, Karamoko Jean-Marie Traoré, menyatakan bahwa pemerintahnya beroperasi berdasarkan prinsip timbal balik.
"Menteri Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional memberitahukan komunitas nasional dan internasional bahwa, sesuai prinsip timbal balik, Pemerintah Republik Mali akan segera menerapkan kondisi dan persyaratan yang sama terhadap warga negara Amerika Serikat seperti yang diterapkan terhadap warga negara Mali," kata Traoré, sebagaimana dilaporkan oleh publikasi Inggris,The Guardian.
Apakah Niger melarang warga negara Amerika Serikat?
MenurutBBCkeputusan yang diambil oleh Mali dan Burkina Faso mengikuti laporan dari agensi berita negara Niger bahwa negara tersebut melarang warga negara Amerika Serikat untuk memasuki negara tersebut.
Namun, Kementerian Luar Negeri Niger belum merilis pernyataan resmi yang mengonfirmasi hal ini.
Setelah hubungan yang tegang dengan negara-negara Afrika Barat lainnya dan negara-negara Barat, negara-negara tersebut membentuk blok regional sendiri dan beralih ke Rusia setelah melakukan kudeta.
Mengapa Amerika Serikat memberlakukan pembatasan terhadap Mali dan negara-negara lain?
Selain Mali dan Burkina Faso, White House mengumumkan bahwa pemegang paspor dari Sudan Selatan, Suriah, dan Otoritas Palestina juga akan dikenakan aturan inibatasan masuk lengkap.
Ditulis bahwa keputusan tersebut dimaksudkan untuk "melindungi keamanan" Amerika Serikat dan mulai berlaku pada Kamis, 1 Januari 2026.
Selain itu, pemerintahanmemberlakukan pembatasan sebagianpada 15 negara lainnya, termasuk Nigeria, Tanzania, dan Zimbabwe, serta memindahkan Laos dan Sierra Leone, yang sebelumnya dikenai pembatasan sebagian, ke seluruhnyadaftar larangan.

Menurut Gedung Putih, pembatasan tersebut akan tetap berlaku hingga negara-negara yang terdampak menunjukkan "perbaikan yang dapat dipercaya" dalam manajemen identitas, pertukaran informasi, dan kerja sama dengan pejabat imigrasi AS.
Atlet, diplomat, penduduk tetap sah, dan banyak pemegang visa saat ini tidak akan terkena dampak pembatasan tersebut.
Mengapa masa berlaku izin kerja di AS dipotong?
Dalam berita lain, untuk enam kategori imigran, Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi Amerika Serikat (USCIS) memperpendek masa berlaku dokumen izin kerja (EAD) dari lima tahunsampai 18 bulan.
Pemerintah mencatat bahwa masa izin kerja yang lebih singkat akan mengakibatkan pemeriksaan latar belakang yang lebih rutin bagi warga negara asing yang bekerja di AS.
Pejabat mengatakan ini akan membantu dalam mengidentifikasi penipuan, risiko keamanan, dan individu berbahaya.
Posting Komentar