Nana Amihere Blay II memotong rumput untuk proyek ICT, perpustakaan untuk Sekolah Dasar AB Bokazo

Table of Contents

Oleh P.K.Yankey

A.B. Bokazo (W/R), 30 Desember, GNA – Nana Amihere Blay II, Kepala komunitas A.B. Bomazo, telah melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT) yang sangat modern serta perpustakaan untuk Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama (JHS) A.B. Bokazo.

Dua proyek tersebut bertujuan untuk memberdayakan anak sekolah dengan keterampilan dan kompetensi abad ke-21 agar mampu bersaing di dunia yang didorong oleh teknologi.

Upacara tersebut bertema: "Kesatuan, Kepemimpinan dan Pembelajaran: Memperkuat Generasi Melalui Tradisi dan Teknologi."

Nana Blay II menasihati anak-anak sekolah di kota itu untuk memanfaatkan pusat ICT dan perpustakaan ketika selesai dibangun agar mengejar pendidikan yang lebih tinggi dan menjamin masa depan mereka daripada bergantung pada galamsey.

Ia meminta kepada Direktur Eksekutif Utama (CEO) Ghana Gas dan Anggota Parlemen (MP) untuk Ellembelle untuk mendukung renovasi blok kelas dari Taman Kanak-kanak hingga Sekolah Menengah Pertama.

Ia mengatakan atap blok sekolah bocor selama musim hujan ditambah dengan kurangnya perabot.

Kepala sekolah mengucapkan terima kasih kepada anggota DPRD atas tanggapan terhadap masalah air yang dihadapi sekolah, yang biasanya mengganggu kegiatan akademik dengan penyediaan sumur bor.

Ibu Judith Adjoba Blay, CEO Ghana Gas, berjanji mendukung proyek-proyek tersebut, menyatakan bahwa pendidikan ICT merupakan bagian penting dari pembelajaran untuk menggabungkan pendidikan tradisional dan teknologi.

Ia mengatakan, sesuai dengan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) dan Kebijakan Konten Lokal (LCP) perusahaan, perusahaan akan lebih fokus pada pengembangan di daerah-daerah yang menjadi wilayah kerjanya.

Ibu Blay mengatakan perusahaan akan membantu pendidikan anak perempuan di daerah tersebut, dengan berkata: "Setiap siswi sekolah yang ingin belajar Matematika, Sains dan Teknologi Informasi dan Komunikasi, akan didanai hingga tingkat pendidikan tinggi untuk mencapai potensinya sebagai langkah untuk menghasilkan lebih banyak insinyur wanita di kota ini."

Tuan Emmanuel Armah-Kofi Buah, anggota parlemen untuk Ellembelle, mengucapkan terima kasih kepada Kepala dan Ratu Ibu Besarnya atas komitmennya terhadap penyampaian pendidikan berkualitas di kota tersebut.

Ia menyerahkan 20 lampu jalan kepada Kepala dan berjanji untuk membentuk kembali jalan utama di kota.

Bapak Joseph Nelson, Menteri Wilayah Barat, mengimbau kepada rakyat untuk menghindari perselisihan kekuasaan kepala suku dan bersatu.

"Para pemimpin tradisional bertindak sebagai agen pembangunan, jadi di komunitas di mana Ratu Ibu dan Kepala tidak bersatu, pembangunan mengalami hambatan," tambahnya.

Tuan Nelson berjanji mendukung pusat ICT dan meminta orang tua untuk menunjukkan minat yang besar terhadap pendidikan anak-anak mereka sebagai pemimpin masa depan Ghana.

Tuan Joseph Armah Agyekum, Kepala Eksekutif Distrik (DCE) untuk Ellembelle, mengucapkan terima kasih kepada Nana Amihere Blay II atas hubungan baik yang terus-menerus dengan Majelis untuk mempercepat pembangunan kota, terutama dalam pendidikan.

Ia mengatakan pendidikan dapat mempersempit kesenjangan antara kaya dan miskin serta berjanji mendukung dua proyek tersebut oleh Majelis.

Bapak Wilfred Katey Adoduadji, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Ellembelle, yang pidatinya dibacakan atas namanya, mengatakan nilai-nilai tradisional harus diintegrasikan dalam pendidikan teknologi modern.

Ia mengatakan bahwa teknologi telah mengubah dunia menjadi sebuah desa global dengan peluang dalam pendidikan, namun, "teknologi adalah alat, bukan seorang guru yang harus dibimbing oleh nilai-nilai tradisi."

GNA

Diedit oleh Justina Paaga/George-Ramsey Benamba

Disediakan oleh SyndiGate Media Inc. (Syndigate.info).

Posting Komentar