Baterai Xiaomi SU7 Tahan Lama, Degradasi Minimal hingga 265 Ribu KM

Table of Contents

PIKIRAN RAKYAT BMR— Kinerja baterai mobil listrik Xiaomi SU7 kembali mendapat perhatian setelah sebuah unit dilaporkan masih memiliki kapasitas sebesar 94,5 persen meskipun telah menempuh jarak 265.000 kilometer dalam waktu 18 bulan penggunaan.

Pemilik kendaraan bernama Feng mengungkapkan hasil tersebut setelah mobilnya menjalani pemeriksaan resmi. Ia mengakui tidak menyangka kondisi baterai masih sangat baik. “Saya menduga kapasitasnya sudah turun ke sekitar 90 persen. Angka 94,5 persen benar-benar melebihi ekspektasi,” katanya, dilansir dari CarNewsChina, Selasa (3/2).

Mobil yang digunakan Feng adalah Xiaomi SU7 Pro yang memiliki sistem penggerak roda belakang, dengan pola penggunaan yang termasuk dalam kategori ekstrem. Rata-rata kendaraan tersebut menempuh sekitar 600 kilometer setiap hari, setara dengan perjalanan antarkota jarak jauh jika diterapkan di Indonesia.

Meskipun untuk mobil berbahan bakar bensin, jarak tempuh tersebut dianggap cukup berat, SU7 justru menunjukkan kinerja yang konsisten, terutama dalam hal baterai.

Xiaomi SU7 dilengkapi dengan baterai berkapasitas 94,3 kWh. Berdasarkan perkiraan penggunaan energi sekitar 18 kWh per 100 kilometer, baterai ini diperkirakan telah melewati lebih dari 500 kali pengisian penuh. Pada kenyataannya, jumlah siklus bisa lebih tinggi karena pengisian biasanya dilakukan secara parsial, sesuai rekomendasi umum untuk kendaraan listrik yaitu antara 20–80 persen.

Hasil ini dianggap luar biasa dibandingkan dengan standar yang berlaku di sektor tersebut. Secara umum, produsen kendaraan listrik menawarkan jaminan baterai hingga 8 tahun atau 150.000 kilometer, dengan kemungkinan penurunan kapasitas sebesar 20–30 persen.

Tidak hanya baterai, komponen lain pada kendaraan Feng juga menunjukkan tingkat keausan yang rendah. Ban masih memiliki kedalaman alur sebesar 8 milimeter dan belum memerlukan penggantian kampas rem. Sistem pendingin baterai tercatat dalam kondisi baik, dengan cairan pendingin yang tidak mengandung air dan titik beku mencapai minus 38 derajat Celsius.

Data tersebut pertama kali disebarkan oleh pengguna media sosial dengan nama akun "Jackson’s Sunset Drive" melalui video dalam bahasa Mandarin yang menjadi viral di Weibo dan Bilibili. Unggahan tersebut bahkan mendapatkan perhatian dari CEO Xiaomi, Lei Jun, yang ikut membagikannya kembali.

Di masa depan, Feng berambisi memperluas batas penggunaan kendaraan. Ia menargetkan menjadi pengguna pertama yang mengendarai Xiaomi SU7 hingga mencapai 600.000 kilometer dalam tiga tahun. Berdasarkan perhitungannya, penggunaan mobil listrik telah mengurangi biaya operasional lebih dari 100.000 yuan dibandingkan kendaraan konvensional.

Uji ketahanan di dunia nyata ini muncul pada saat perusahaan Xiaomi sedang mengalami perubahan produk, yang dilaporkan telah menghentikan produksi versi awal SU7 dan bersiap merilis versi terbaru pada April 2026.

Posting Komentar