Cara bijak manfaatkan smartphone saat puasa: dapatkan pahala, hindari dosa!

Peran Smartphone dalam Ramadan yang Harus Diperhatikan
Di era digital yang semakin berkembang, smartphone sering kali menjadi alat yang memiliki dua sisi. Di satu sisi, ia berfungsi sebagai alat komunikasi penting, namun di sisi lain, bisa juga menjadi sumber dosa tanpa disadari. Mulai dari ghibah di grup WhatsApp, menonton konten tidak bermanfaat, hingga melalaikan waktu ibadah karena scrolling TikTok atau Instagram.
Memasuki Ramadan 2026, kesadaran akan "Digital Taqwa" mulai muncul sebagai tren baru. Banyak umat Muslim mencari cara untuk mengubah perangkat di tangan mereka menjadi mesin pendulang pahala, bukan justru pengikis amalan puasa. Inilah saatnya melakukan transisi dari penggunaan konsumtif menjadi penggunaan yang berkah dan bernilai ibadah.
Agar jempol Anda tidak "tergelincir" ke hal-hal yang mengurangi pahala puasa, berikut adalah panduan memanfaatkan smartphone secara bijak dan syar'i.
1. Jadikan Smartphone Sebagai "Mushaf Portabel"
Alih-alih membuka media sosial saat bosan, manfaatkan aplikasi Al-Qur'an digital yang sudah dilengkapi fitur target khatam. Di tahun 2026, banyak aplikasi menyediakan pengingat otomatis per jam agar Anda tetap terhubung dengan ayat suci.
Tips: Aktifkan mode "Do Not Disturb" saat membaca agar tidak terganggu notifikasi.
2. Bersih-Bersih Feed Media Sosial (Mute & Unfollow)
Pahala puasa bisa berkurang karena melihat konten yang memancing amarah atau syahwat. Gunakan waktu luang untuk melakukan digital decluttering:
- Mute akun-akun yang sering membagikan konten ghibah atau drama.
- Follow akun dakwah, tips kesehatan puasa, atau kutipan inspiratif yang menyejukkan hati.
3. Maksimalkan Aplikasi Zakat dan Sedekah Online
Tahun 2026 memudahkan kita untuk berbagi melalui ujung jari. Manfaatkan fitur QRIS atau aplikasi amil zakat resmi untuk bersedekah secara spontan setiap kali Anda merasa ingin belanja online yang tidak perlu. Ini adalah cara mengubah "nafsu belanja" menjadi "investasi akhirat".
4. Menambah Ilmu Lewat Podcast dan Webinar Keislaman
Manfaatkan waktu menunggu buka puasa (ngabuburit) dengan mendengarkan podcast kajian atau mengikuti webinar keislaman. Ini jauh lebih bermanfaat daripada sekadar menonton video prank yang tidak ada faedahnya.
5. Menjaga Lisan Digital (Adab Berkomentar)
Dosa terbesar di smartphone seringkali datang dari ketikan tangan. Berlatihlah untuk tidak ikut campur dalam perdebatan di kolom komentar. Jika tidak bisa berkata (atau mengetik) yang baik, lebih baik diam (atau log out).
Posting Komentar