CES 2026 menampilkan persaingan sengit dalam inovasi kecerdasan buatan fisik

Table of Contents

Pameran teknologi informasi terbesar di dunia, 'CES 2026,' yang akan dibuka pada tanggal 6 di Las Vegas, Nevada, diperkirakan akan menjadi ajang kompetisi sengit antara perusahaan-perusahaan global dalam ranah kecerdasan buatan (AI) fisik. AI fisik merujuk pada AI yang memiliki bentuk fisik, berbeda dengan chatbot yang saat ini hanya ada secara online. Dengan kemajuan teknologi AI, perusahaan-perusahaan secara cepat mengintegrasikan AI ke dalam berbagai produk mulai dari penyedot debu robot hingga mesin industri, menandai tiba perdana masa era AI fisik.

Pameran CES tahun ini akan menampilkan produk-produk terdepan dari perusahaan AI dan robotika di seluruh dunia. Menurut penyelenggara CES, inovasi yang berpartisipasi mencakup robot vakum AI AgiBot yang tidak bergantung pada visual, yang dapat bergerak secara mandiri dalam lingkungan dalam ruangan gelap, serta robot humanoid berdaya listrik yang dikembangkan oleh Boston Dynamics untuk Grup Hyundai Motor dengan sendi yang dapat berputar 360 derajat. CES menyoroti di situs webnya, "Revolusi robot telah dimulai," tambahnya, "Pada CES 2026, peserta akan menjelajahi robot AI dan sistem otomatisasi yang siap mengubah masa depan manufaktur, mobilitas, dan kesehatan."

Era AI fisik telah menetapkan dirinya sebagai tren yang tidak terhindarkan di sektor industri. Menurut Forum Ekonomi Dunia (WEF), Amazon telah meningkatkan kecepatan pengiriman dan efisiensi operasional sebesar 25% melalui sistem pengurutan AI dan manajer berbasis AI generatif. Foxconn, produsen iPhone, mengurangi biaya pemasangan proses baru sebesar 15% dengan memanfaatkan robot AI dan teknologi simulasi twin digital. Kiva Allgood, Direktur Eksekutif WEF, menyatakan, "AI fisik sedang membawa era baru otomatisasi industri. Ia bertindak sebagai jembatan antara dunia digital dan fisik, meredefinisikan sistem industri dari lantai pabrik hingga rantai pasok."

Sedang terjadi 'lomba emas' untuk AI fisik di Silicon Valley, sebuah pusat inovasi global. Laporan 'Physical AI 2025' dari Mind the Bridge mencatat bahwa investasi dalam AI fisik di Silicon Valley melonjak dari 2,3 miliar dolar pada 2023 menjadi 4,2 miliar dolar pada 2024 dan 16,1 miliar dolar pada 2025. Laporan tersebut menekankan, "Meskipun AI generatif adalah pemenang jelas dalam siklus AI ini, AI fisik sedang muncul sebagai pionir berikutnya." Pasar AI fisik juga berkembang pesat. Menurut perusahaan riset pasar Two Wards Healthcare, ukuran pasar naik dari 4,12 miliar dolar pada 2024 menjadi diperkirakan 61,19 miliar dolar pada 2034, mencerminkan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk sebesar 31,26%.

Posting Komentar