Paviliun CES terintegrasi Korea: 1.000 perusahaan

Table of Contents

Kementerian Perdagangan, Industri dan Sumber Daya serta Kementerian Usaha Kecil Menengah dan Startup mengumumkan pada tanggal 1 bahwa mereka akan mendirikan paviliun Korea yang terintegrasi dengan skala yang tidak pernah terjadi sebelumnya di CES 2026, pameran teknologi dan peralatan rumah tangga terbesar dunia yang diselenggarakan oleh Consumer Technology Association (CTA), yang akan berlangsung di Las Vegas, Amerika Serikat, dari tanggal 6 hingga 9 (waktu setempat). Sekitar 4.500 perusahaan dari lebih dari 150 negara berpartisipasi dalam CES.

Sekitar 1.000 perusahaan Korea, termasuk perusahaan besar, UMKM, dan startup, juga akan memamerkan teknologi dan produk mereka. Dalam hal ini, dua kementerian akan mengoperasikan paviliun Korea yang terintegrasi dengan desain booth yang seragam untuk 38 lembaga peserta dan 470 perusahaan. Secara keseluruhan, 298 perusahaan akan ditempatkan di Innovation Enterprise Pavilion (Eureka Park), dan 171 perusahaan di National Pavilion (Global Pavilion).

Paviliun Korea yang terintegrasi telah mencapai rekor tertinggi, tumbuh dari 32 lembaga dan 443 perusahaan pada tahun 2024, serta 36 lembaga dan 445 perusahaan pada tahun 2025. Berdasarkan kategori pameran, AI (kecerdasan buatan) menyumbang pangsa terbesar sebesar 21%, diikuti oleh kesehatan digital (16%), kota cerdas/rumah cerdas (11%), keberlanjutan/energi (10%), dan mobilitas (9%).

Korea meraih hasil yang menonjol dalam 'CES Innovation Awards' yang diumumkan menjelang pembukaan. Dari total 284 perusahaan pemenang penghargaan, 168 (59%) adalah perusahaan Korea, jauh melebihi Amerika Serikat (54 perusahaan), Tiongkok (34), dan Taiwan (13). Korea juga mempertahankan posisinya sebagai negara dengan jumlah pemenang penghargaan terbanyak untuk tahun ketiga berturut-turut.

Poin utama adalah perluasan dasar teknologi Korea. Lebih dari 80% (137 perusahaan) perusahaan pemenang penghargaan adalah UMKM. Perusahaan-perusahaan Korea memenangkan semua tiga 'Penghargaan Inovasi Terbaik' dalam kategori AI, tema inti tahun ini. Penghargaan inovasi terkait AI juga mencakup proporsi terbesar dengan 28 kasus.

Menteri Perdagangan, Industri, dan Sumber Daya Kim Jung-kwan menyatakan, "Seiring persaingan untuk keunggulan teknologi AI semakin ketat, CES adalah kesempatan untuk menunjukkan kemampuan teknologi dan potensi perusahaan kami. Pemerintah akan secara aktif mendukung perusahaan-perusahaan kami agar kemampuan inovatif mereka berubah menjadi pencapaian ekspor."

Posting Komentar