PLN Kaltimra Tingkatkan Rasio Desa Berlistrik Jadi 85,26 Persen Tahun Ini

Table of Contents
PLN Kaltimra Tingkatkan Rasio Desa Berlistrik Jadi 85,26 Persen Tahun Ini

Peningkatan Rasio Desa Berlistrik di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara

Rasio Desa Berlistrik (RDB) PLN Kaltimra mengalami peningkatan sebesar 1,54 persen pada tahun 2025, mencapai angka 85,26 persen. Penyebab utamanya adalah upaya pemerataan akses listrik yang dilakukan oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra).

Capaian di Wilayah Kaltim dan Kaltara

Peningkatan ini terlihat dari data kumulatif RDB PLN di wilayah Kaltim dan Kaltara, yang naik dari 83,72 persen pada 2024 menjadi 85,26 persen pada 2025. Hal ini menunjukkan bahwa layanan listrik semakin mudah diakses oleh masyarakat desa, termasuk di daerah dengan tantangan geografis, infrastruktur yang belum memadai, serta akses transportasi yang terbatas.

Di Kalimantan Timur, RDB PLN meningkat dari 89,02 persen menjadi 89,60 persen. Sementara itu, Kalimantan Utara mencatatkan peningkatan yang lebih signifikan, yaitu dari 78,42 persen menjadi 80,91 persen. Peningkatan ini menunjukkan percepatan elektrifikasi di wilayah perbatasan dan pedalaman yang selama ini menjadi fokus perhatian PLN.

Strategi untuk Mempertahankan dan Memperluas Akses Listrik

General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menjelaskan bahwa peningkatan RDB merupakan hasil dari kerja konsisten dan berkelanjutan PLN dalam menyediakan akses listrik hingga ke pelosok wilayah. Ia menegaskan bahwa kehadiran listrik bukan hanya sebagai infrastruktur dasar, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.

“Kehadiran listrik sangat penting dalam mendukung kemajuan masyarakat desa,” ujarnya. “Kami terus berupaya memperkuat sistem kelistrikan desa serta memperluas jaringan distribusi yang sesuai dengan karakteristik wilayah.”

Langkah-langkah yang dilakukan oleh PLN meliputi:

  • Perluasan jaringan distribusi – PLN terus memperluas jaringan listrik ke daerah-daerah yang sebelumnya tidak memiliki akses.
  • Penguatan sistem kelistrikan desa – Dengan memperkuat infrastruktur, PLN berharap dapat meningkatkan stabilitas pasokan listrik.
  • Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan – Sinergi ini diperlukan untuk mempercepat elektrifikasi desa-desa yang belum berlistrik.

Tantangan dan Harapan Masa Depan

Meski telah mencapai peningkatan yang signifikan, masih ada beberapa desa yang belum memiliki akses listrik. Oleh karena itu, PLN akan terus memperkuat kolaborasi dengan pihak-pihak terkait untuk mempercepat proses elektrifikasi. Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan akses energi yang adil dan berkelanjutan.

PLN optimistis bahwa pemerataan akses listrik di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara akan terus meningkat. Dengan peningkatan ini, diharapkan mampu mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Peran Listrik dalam Pembangunan Daerah

Listrik menjadi salah satu faktor penting dalam pembangunan daerah. Dengan akses listrik yang lebih luas, masyarakat desa dapat mengakses layanan pendidikan, kesehatan, dan ekonomi yang lebih baik. Selain itu, listrik juga membuka peluang baru bagi pengembangan usaha mikro dan kecil di tingkat desa.

Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, PLN akan terus melakukan inovasi dan adaptasi terhadap kondisi wilayah. Hal ini dilakukan agar layanan listrik dapat lebih efektif dan efisien dalam melayani masyarakat.


Posting Komentar