Samsung Electronics siap merebut kembali kepemimpinan DRAM

Table of Contents

Samsung Electronics, yang tertinggal dari SK Hynix dalam pengembangan HBM (high-bandwidth memory) dan kehilangan posisi pertamanya di pasar semikonduktor DRAM global pada paruh pertama tahun ini, diperkirakan akan merebut kembali posisi terdepan tahun depan. Sebelumnya, pada April tahun lalu, dalam "DRAM Market Aggregation" dari Counterpoint Research, Samsung Electronics mencatatkan 34% pangsa pasar (berdasarkan pendapatan penjualan), melepaskan kepemimpinan kepada SK Hynix (36%) untuk pertama kalinya. Samsung Electronics, yang secara konsisten memegang posisi pertama dalam pangsa pasar DRAM sejak 1992 hingga tahun lalu dan bahkan disebut sebagai "kerajaan semikonduktor memori," melihat statusnya goyah. Ada analisis yang menyatakan bahwa Samsung Electronics, yang kembali kompetitif melalui perancangan ulang HBM pada paruh kedua tahun ini, telah hampir merebut kembali kepemimpinan pasar DRAM dengan berurutan merilis memori canggih untuk ponsel dan server.

◇Menyempitkan Kesenjangan Teknologi HBM dengan SK Hynix

DRAM adalah semikonduktor memori yang menyimpan data sementara dan kehilangan informasi ketika daya dimatikan. DRAM menyumbang sekitar 60% dari seluruh pasar memori.

Industri teknologi mengutip tiga alasan utama mengapa Samsung Electronics kemungkinan akan merebut kembali gelar juara di pasar semikonduktor DRAM tahun depan.

Yang pertama adalah pemulihan kompetitif HBM yang lebih cepat dari yang diharapkan. Menurut Counterpoint Research, Samsung Electronics yang turun ke peringkat kedua dalam pangsa pasar DRAM pada kuartal pertama tahun ini karena keunggulan SK Hynix dalam HBM, melihat selisihnya membesar sebesar 6 poin persentase pada kuartal kedua. Situasi mulai berbalik pada kuartal ketiga.

Setelah merevisi HBM, Samsung Electronics secara bertahap meningkatkan pangsa pasarnya dengan menyuplai ke Google, AMD, dan perusahaan lainnya, serta lulus uji kualitas NVIDIA, yang mengarah pada peningkatan pasokan. Berkat kinerja yang kuat dari HBM, Samsung Electronics memangkas jarak menjadi hanya 1 poin persentase di belakang SK Hynix (34%) dalam pangsa pasar DRAM keseluruhan pada kuartal ketiga.

Sumber dari industri teknologi mengatakan, "Samsung Electronics telah menunjukkan ketangguhannya dan menyusul teknologi HBM SK Hynix, yang awalnya dinilai tertinggal beberapa bulan, menjadi hanya beberapa minggu."

Analis Ryu Hyung-geun dari Daishin Securities memproyeksikan, "Pengiriman HBM Samsung Electronics tahun depan diperkirakan akan tumbuh 140% dibandingkan tahun ini." Bagian pasar HBM perusahaan tahun depan diperkirakan mencapai 29%, peningkatan signifikan dari 18% tahun ini.

◇ Memperkuat Memori Khusus, Termasuk 'Second HBM'

Alasan kedua adalah diversifikasi memori spesialis. Tahun depan, Samsung Electronics diharapkan memperkuat dominasinya di pasar dengan meluncurkan berbagai produk, termasuk memori khusus pusat data AI dan memori berdaya rendah yang dirancang untuk ponsel pintar. Contoh utama adalah SOCAMM generasi kedua. SOCAMM menawarkan kecepatan pemrosesan data yang lebih rendah dibandingkan HBM tetapi secara signifikan mengurangi konsumsi daya dan pembentukan panas, menjadikannya sebagai modul memori generasi berikutnya untuk server AI.

Samsung Electronics telah mengembangkan 'SOCAMM2' untuk pusat data AI dan sedang menyediakan sampel kepada NVIDIA, mendekati komersialisasi. Produk ini kemungkinan akan diintegrasikan ke dalam platform sirkuit semikonduktor AI generasi berikutnya NVIDIA, seri 'Vera Rubin'. KB Securities memperkirakan bahwa pasokan SOCAMM2 Samsung Electronics kepada NVIDIA akan mencapai 10 miliar Gb (gigabit), memenuhi 50% permintaan total SOCAMM2 NVIDIA tahun depan.

DRAM berkekuatan rendah dan kinerja tinggi untuk ponsel Samsung, LPDDR, juga secara luas diadopsi oleh Apple. DigiTimes Taiwan melaporkan bahwa Samsung Electronics menyediakan 70% unit LPDDR5X yang terpasang di iPhone 17 Apple.

◇Respons Fleksibel terhadap Kekurangan Pasokan

Alasan ketiga adalah kelangkaan pasokan yang terus berlangsung, yang telah menyebabkan harga semikonduktor memori melonjak secara vertikal. Situasi ini menguntungkan Samsung Electronics, yang memiliki kapasitas produksi terbesar di antara tiga perusahaan memori teratas. Perusahaan ini dapat secara fleksibel menyesuaikan pasokannya sesuai dengan kondisi pasar. Dilaporkan bahwa Samsung Electronics meningkatkan harga satuan pasokan semikonduktor DRAM-nya sekitar 40% pada kuartal keempat tahun ini. Beberapa perkiraan menyatakan bahwa margin laba operasional DRAM telah melebihi 50%.

Posting Komentar