VKTR Jalin Kemitraan Pasok Truk Listrik Angkut Biomassa

smelectronik, JAKARTA – PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR) mengadakan perjanjian dengan PT Panah Perak Megasarana dalam rangka menyediakan layanan transportasi berupa truk listrik.
V. Bimo Kurniatmoko, Direktur VKTR Teknologi Mobilitas, menyatakan tindakan tersebut merupakan usaha untuk mengintegrasikan kendaraan listrik ke dalam sistem pembangkit listrik berbasis biomassa.
"Integrasi kendaraan listrik ke dalam rantai nilai pengelolaan limbah menjadi energi menunjukkan bahwa sektor transportasi dapat berkontribusi langsung dalam mendukung peralihan energi Indonesia," katanya dalam keterangan resmi, Kamis (5/2/2026).
Penandatanganan perjanjian kerja sama antara VKTR dengan PT Panah Perak Megasarana dilakukan pada hari Selasa (3/2/2026) dan dihadiri oleh PT PLN Energi Primer Indonesia. Dengan kolaborasi ini, VKTR akan memberikan layanan pengangkutan kepada PT Panah Perak Megasarana berupa truk listrik untuk keperluan distribusi pelet biomassa.
Pelet biomassa adalah bahan bakar padat yang dapat diperbarui dalam bentuk silinder kecil, dibuat dari bahan organik yang dikompresi seperti serbuk gergaji, limbah kayu, dan sisa hasil pertanian. Selanjutnya, PT PLN Energi Primer Indonesia akan memproses pelet biomassa menjadi sumber energi.
Dalam perkembangan terbaru, VKTR menyerahkan 10 unit kendaraan listrik, yaitu lima unit compactor kepada Dinas Lingkungan Hidup dan lima unit dump truck kepada Sumber Daya Air.
VKTR menyampaikan penyerahan ini sebagai bagian dari dukungan VKTR terhadap pemerintahan yang lebih efisien dan ramah lingkungan dengan memanfaatkan kendaraan listrik buatan dalam negeri.
Kendaraan tersebut akan dimanfaatkan untuk pengangkutan limbah perkotaan, yang kemudian akan diproses menjadi sumber energi, sehingga berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan program tersebut.waste-to-energy(WTE) serta pengurangan emisi karbon dalam bidang transportasi dan pengelolaan sampah.
Perusahaan yang dipimpin oleh Anindya Bakrie sebagai Presiden Komisaris dan A. Ardiansyah Bakrie sebagai Direktur Eksekutif juga menyampaikan portofolio pengiriman kendaraan listrik yang telah beroperasi di berbagai bidang.
VKTR telah menyerahkan tiga unit bus listrik kepada sebuah perusahaan pertambangan milik negara untuk keperluan transportasi karyawan, serta mengirimkan 50 unit bus listrik Transjakarta melalui operator Damri sebagai bagian dari pesanan total sebanyak 80 unit, dengan 30 unit lainnya telah selesai diproduksi dan sedang memasuki tahap pemasangan bodi.
Selain itu, VKTR sedang mengembangkan 2 unit bus listrik berukuran 8 meter untuk sebuah lembaga pendidikan di Jawa Tengah, yang direncanakan akan dikirim pada akhir kuartal kedua.
Memulai tahun 2026, perusahaan juga telah meraihpurchase orderdaftar bus listrik dari perusahaan pengembang properti terkenal di Jakarta.
Posting Komentar