Wall Street Berakhir di Zona Hijau, Saham Teknologi Pimpin Kenaikan

Pergerakan Pasar Wall Street yang Menunjukkan Kenaikan
Pada perdagangan Rabu (18/2), indeks bursa Wall Street Amerika Serikat (AS) ditutup mengalami kenaikan. Kenaikan ini didorong oleh reli saham-saham teknologi utama, di tengah sikap hati-hati pelaku pasar yang mencermati rilis notulen rapat kebijakan terbaru Federal Reserve.
Indeks S&P 500 berhasil naik sebesar 0,56% dan berada di level 6.881,31. Sementara itu, Nasdaq Composite menguat sebesar 0,78% dengan posisi 22.753,63. Di sisi lain, Dow Jones Industrial Average bertambah 129,47 poin atau 0,26% menjadi 49.662,66.
Kenaikan pasar dipimpin oleh saham-saham teknologi berkapitalisasi besar. Salah satu contohnya adalah saham Nvidia yang naik sebesar 1,6%. Hal ini terjadi setelah Meta Platforms mengumumkan akan menggunakan jutaan chip Nvidia untuk pembangunan pusat data. Penurunan harga saham tersebut juga diikuti oleh perusahaan-perusahaan teknologi lainnya.
Kenaikan pada Saham Teknologi Besar
Anggota “Magnificent Seven” lainnya, yaitu Amazon, melonjak hampir 2% setelah dokumen regulasi menunjukkan bahwa Pershing Square milik Bill Ackman meningkatkan kepemilikan sahamnya di raksasa e-commerce tersebut sebesar 65% pada kuartal keempat. Langkah ini membuat Amazon menjadi kepemilikan terbesar ketiga dalam portofolio dana itu. Kenaikan ini juga terjadi setelah saham Amazon mengakhiri tren penurunan selama sembilan hari.
Sementara itu, Micron Technology ditutup melonjak lebih dari 5% setelah Appaloosa Management milik David Tepper menambah kepemilikan sahamnya di produsen chip tersebut.
Performa Saham Teknologi yang Lebih Kecil
Meski saham-saham teknologi raksasa menjadi penopang utama, Logan Capital Management Stephen Lee menilai saham-saham teknologi yang kurang dikenal juga menunjukkan kinerja solid. Termasuk di sektor teknologi industri seperti Trimble yang naik sekitar 2% pada sesi perdagangan.
Ia menilai kenaikan pasar kali ini belum tentu hanya terjadi pada segelintir saham besar saja. Menurutnya, jika dilihat lebih rinci, masih ada saham-saham lain di luar nama besar yang justru tampil lebih unggul dibandingkan yang lain.
"Pasar menjadi sedikit lebih selektif," ucap Lee dikutip CNBC pada Kamis (19/2).
Perdagangan yang Tenang dan Sejumlah Sektor yang Terpengaruh
Perdagangan di Wall Street berlangsung relatif tenang dengan kenaikan tipis pada indeks-indeks utama. Namun, sektor perangkat lunak yang sebelumnya sudah tertekan akibat kekhawatiran disrupsi kecerdasan buatan (AI) kembali terkoreksi sepanjang sesi perdagangan.
Di samping itu, investor mencermati notulen rapat Januari Federal Reserve yang menunjukkan bahwa mayoritas pejabat sepakat mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,5% hingga 3,75%. Meski begitu, para pejabat masih berbeda pandangan terkait arah kebijakan moneter selanjutnya.
Pengaruh Harga Minyak terhadap Pasar
Di sisi lain, harga minyak melonjak seiring pelaku pasar di Wall Street merespons perkembangan terbaru hubungan antara Amerika Serikat dan Iran. Wakil Presiden JD Vance menyatakan Iran gagal merespons garis merah AS dalam pembicaraan nuklir pekan ini dan opsi tindakan militer masih terbuka.
Posting Komentar