Xiaomi SU7 Ultra Kini Tergelincir, Dulu Laku Ribuan

Table of Contents

Penurunan Penjualan Xiaomi SU7 Ultra di Akhir Tahun 2025

Pada kuartal pertama hingga pertengahan 2025, respons pasar terhadap Xiaomi SU7 Ultra sempat menggembirakan. Angka penjualan konsisten berada di kisaran 2.000–3.000 unit per bulan, dengan puncaknya mencapai lebih dari 3.000 unit di Maret. Ini merupakan prestasi yang layak dicatat untuk produk EV yang baru memasuki pasar, terlebih di tengah persaingan ketat dengan merek-merek yang lebih mapan di segmen listrik.

Namun memasuki September 2025, tren penjualan mulai anjlok drastis. Statistik menunjukkan penurunan bertahap dari ratusan unit, hingga akhirnya hanya 45 unit yang terjual pada Desember 2025, angka yang sangat jauh dari capaian puncak beberapa bulan sebelumnya. Penurunan tajam ini kemudian menjadi sorotan utama analis industri, yang melihat adanya gesekan antara persepsi hype awal dengan dinamika preferensi konsumen yang lebih memilih kendaraan utilitas ketimbang performa ekstrim.

Tantangan Posisi Produk dan Preferensi Konsumen

Salah satu faktor yang dianggap mempengaruhi merosotnya penjualan SU7 Ultra adalah segmen pasar yang sangat spesifik. Varian Ultra dirancang sebagai sedan performa tinggi yang menyasar pembeli dengan kebutuhan ekstrem dalam hal kecepatan dan akselerasi, bukan pembeli EV pada umumnya. Di tengah preferensi konsumen China yang semakin bergeser ke SUV dan model keluarga listrik yang lebih fungsional, keunggulan performa tinggi menjadi nilai jual yang relatif terbatas.

Selain itu, sejumlah isu berbeda muncul ketika produk mulai dipasarkan secara lebih luas. Isu teknis ringan dan persepsi negatif soal klaim performa di berbagai forum online turut memunculkan wacana bahwa ekspektasi awal terhadap mobil ini terlalu tinggi untuk pasar luas.

Posisi Xiaomi Auto di Tengah Dinamika EV

Walaupun SU7 Ultra menjadi studi kasus tentang dinamika pasar EV performa tinggi, pencapaian Xiaomi Auto secara keseluruhan tetap menunjukkan resistensi yang kuat. Varian lain seperti SU7 standar dan YU7 SUV berhasil mempertahankan angka penjualan yang lebih stabil dan menjadi ujung tombak volume penjualan perusahaan. Xiaomi Auto juga menempati posisi yang semakin kuat di antara produsen kendaraan energi baru di China, dengan target penjualan tahunan yang masih ambisius untuk tahun 2026.

Posting Komentar