Pemilik Jasa Sewa iPhone di Kalsel Perketat Keamanan Usai Hampir Dibawa Kabur

Table of Contents
Pemilik Jasa Sewa iPhone di Kalsel Perketat Keamanan Usai Hampir Dibawa Kabur

Bisnis Penyewaan iPhone di Kalimantan Selutan Masih Menarik Minat Anak Muda

Di Kalimantan Selatan (Kalsel), bisnis penyewaan smartphone premium, khususnya iPhone, masih diminati oleh kalangan muda. Banyak dari mereka yang memilih menyewa iPhone untuk berbagai keperluan, mulai dari dokumentasi momen hingga sekadar tampil gaya-gayaan atau dibawa saat buka bersama (Bukber).

Salah satu pelaku usaha penyewaan iPhone di Kalsel, Ahmad Baihaqi, mengungkapkan bahwa kebanyakan pengguna menyewa iPhone karena kebutuhan tertentu. Ia menjelaskan bahwa biaya sewa bervariasi tergantung spesifikasi iPhone yang dipilih. Harga sewa dimulai dari Rp40 ribu per hari. Pada momen tertentu seperti Ramadan, ia juga memberikan diskon menarik kepada pelanggannya.

Wilayah penyebaran layanan penyewaan iPhone yang ia sediakan mencakup Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Pelaihari, dan Hulu Sungai Utara. Dengan cakupan ini, Abay berusaha memastikan kenyamanan dan aksesibilitas bagi para pengguna.

Untuk mengurangi risiko penggelapan unit, Abay menerapkan standar keamanan yang ketat. Setiap transaksi dilakukan dengan prosedur jelas agar kedua belah pihak merasa aman. Salah satu langkah yang ia lakukan adalah meminta jaminan berupa identitas seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK) selama handphone disewa.

“Insya Allah aman, karena prosedur yang kami terapkan mulai dari pengisian surat perjanjian hingga jaminan berupa KTP dan KTM (khusus mahasiswa). Untuk masyarakat umum dari luar Banjarmasin atau Banjarbaru, wajib menyerahkan KTP dan STNK sebagai jaminan,” ujarnya.

Selain itu, Abay juga mengaktifkan sistem keamanan iCloud yang dapat dilacak melalui fitur GPS. Meski begitu, ia pernah mengalami kasus di mana iPhone yang disewakan dibawa kabur oleh penyewa. Berkat fitur GPS tersebut, ia berhasil melacak keberadaan handphone yang hilang dan mengambilnya kembali.

“Pernah satu kali unit hampir dibawa kabur. Alhamdulillah bisa saya cegat sendiri di tengah jalan sekitar pukul 01.00 Wita untuk mengambil kembali unit yang disewa. Saya bisa mengikuti karena fitur GPS di iCloud wajib selalu aktif,” jelasnya.

Abay juga menuturkan bahwa kasus yang sering terjadi adalah penyewa mengambil paket sewa selama satu minggu, namun hanya mampu membayar satu hari. Hal ini menyebabkan banyak jaminan milik penyewa yang masih ditahan karena pembayaran belum diselesaikan.

Keuntungan dan Risiko dalam Bisnis Penyewaan iPhone

Meskipun bisnis ini menawarkan keuntungan, ada juga risiko yang harus diperhatikan. Salah satu tantangan utamanya adalah pengelapan unit oleh penyewa. Namun, dengan adanya sistem keamanan seperti iCloud dan prosedur jaminan yang ketat, Abay berusaha meminimalkan risiko tersebut.

Tidak hanya itu, ia juga memastikan bahwa setiap penyewa memahami aturan dan tanggung jawab yang harus dipenuhi. Dengan demikian, bisnis penyewaan iPhone tetap berjalan dengan lancar dan aman.


Posting Komentar