Teman Nongkrong Menipu, Bocorkan Kunci Harley-Davidson Iron 883

Table of Contents
Teman Nongkrong Menipu, Secara Rahasia Membuat Salinan Kunci Motor Harley-Davidson Iron 883

Teman Nongkrong Menipu, Secara Rahasia Membuat Salinan Kunci Harley-Davidson Iron 883

Temang berkumpul dengan niat jahat, diam-diam menyalin kunci kontak Harley-Davidson Iron 883 untuk tindakan licik di area parkir.

smelectronik/ Peristiwa

Irsyaad W 4 Februari, pukul 10.30 pagi 4 Februari, pukul 10.30 pagi

smelectronik- Teman bermain-main dengan cara yang tidak jujur. - Rekan berkumpul menipu dengan cara yang licik. - Kawan nongkrong mengkhianati dengan tindakan yang tidak terbuka. - Teman sekali ngobrol berkhianat dengan cara yang tidak bersih.

Mencuri kunci kendaraan Harley-Davidson Iron 883 secara diam-diam untuk mempermudah tindakan pencurian.

Moge dengan harga di atas Rp 300 juta itu kemudian hilang saat sedang diparkir di lokasi umum.

Beruntung, pelaku beserta penerima hasil curiannya kini telah ditangkap oleh Satreskrim Polresta Bandar Lampung.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto mengonfirmasi kejadian tersebut.

Ia menjelaskan, kejadian pencurian terjadi di Jalan Ahmad Yani, Tanjung Karang Pusat, Bandar Lampung, pada hari Kamis (29/1/26) siang.

Gigih menyampaikan bahwa motor Harley-Davidson Iron 883 tersebut awalnya dibawa oleh korban bernama Zaky yang ingin mengikuti pelatihan mengemudi mobil.

"Korban memarkir motornya di halaman tempat kursus mengemudi. Kemudian seseorang datang dan membawa motor tersebut," jelas Gigih di Mapolresta Bandar Lampung, (3/2/26) dilansir Kompas.com.

Berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku pencurian adalah Azka (19), teman ngobrol korban.

Azka dengan mudah mengambil H-D itu karena sebelumnya telah menyalin kunci kontak moge milik korban.

Kepada petugas parkir di lokasi, ia mengakui diperintahkan oleh korban untuk mengangkut motor tersebut.

Karena ekspresi pelaku yang meyakinkan, petugas parkir tidak merasa curiga sama sekali.

Gigih mengungkapkan pelaku mampu menyalakan mesin motor karena sebelumnya telah membuat salinan kunci kontak moge tersebut.

"Pelaku mungkin membawa motor tersebut karena telah membuat salinan kunci kontaknya," kata Gigih.

Setelah berhasil mencuri motor H-D Iron 883, Azka sempat menyimpannya di rumahnya sebelum akhirnya menjualnya.

Sayangnya, uang moge senilai ratusan juta hanya dijaminkan oleh pelaku kepada seorang penadah bernama Zulkarnain (25) dengan harga Rp 6 juta.

Uang yang diperoleh dari jaminan tersebut diakui oleh pelaku digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Untuk motifnya, mengingat kebutuhan dan juga biaya hidup, akhirnya dia menjual kendaraan tersebut," kata Gigih.

Polisi menyatakan bahwa tindakan ini telah direncanakan dengan matang oleh Azka, mengingat statusnya sebagai teman nongkrong korban yang memberinya kesempatan untuk menyalin kunci motor.

Saat ini kedua tersangka telah ditahan di Mapolresta Bandar Lampung untuk pengusutan hukum lebih lanjut.

Copyright smelectronik2026

Related Article

Posting Komentar