Finlandia Tertarik pada Medan, Bahas Infrastruktur Digital dan Energi Sampah dengan Rico Waas

Table of Contents
Finlandia Tertarik pada Medan, Bahas Infrastruktur Digital dan Energi Sampah dengan Rico Waas

Kunjungan Duta Besar Finlandia ke Medan, Fokus pada Kerja Sama di Bidang Lingkungan dan Teknologi

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar Finlandia untuk Indonesia, H.E. Pekka Kaihilahti, di Balai Kota Medan, Kamis (18/6/2026). Pertemuan ini menjadi momen penting dalam memperkuat hubungan kerja sama antara Pemerintah Kota Medan dengan negara Nordik tersebut.

Dalam kesempatan itu, Duta Besar Finlandia menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Pemerintah Kota Medan terhadap peluang kerja sama internasional. Ia menilai bahwa meskipun Finlandia dan Indonesia berada jauh secara geografis, kedua negara memiliki visi serupa dalam pembangunan berkelanjutan. Pekka juga menjelaskan bahwa sejumlah perusahaan teknologi asal Finlandia kini fokus pada pengembangan infrastruktur telekomunikasi digital, kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), keamanan siber, hingga pusat data.

“Filosofi kami adalah kemitraan jangka panjang. Kami tidak ingin bekerja sendiri dan sangat ingin memperluas kerja sama ini langsung ke tingkat daerah seperti Kota Medan,” ujarnya.

Potensi Kota Medan dalam Kerja Sama Internasional

Rico Waas menjelaskan berbagai potensi yang dimiliki Kota Medan, termasuk peluang kerja sama strategis di bidang transformasi digital, infrastruktur cerdas, serta pengelolaan sampah menjadi energi listrik. Salah satu proyek utama yang dibahas adalah Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun.

Menurut Rico, saat ini Kota Medan menghasilkan sekitar 1.500 ton sampah per hari. Untuk mengatasi masalah tersebut, Pemko Medan mendapat dukungan dari pemerintah pusat dalam membangun fasilitas pengolahan sampah yang mampu mengolah hingga 2.000 ton sampah setiap hari dan mengubahnya menjadi energi listrik yang akan disalurkan ke jaringan PLN.

“Jika tidak ada solusi konkret, pada tahun 2029 lahan TPA Terjun diprediksi akan penuh dan mengalami overload. Oleh karena itu, proyek mengubah sampah menjadi energi ini perlu segera dieksekusi,” ujar Rico Waas.

Program Prioritas di Bidang Pendidikan dan Kesejahteraan

Selain isu lingkungan, Rico Waas juga memperkenalkan sejumlah program prioritas Pemko Medan di bidang pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya adalah pengembangan Sekolah Rakyat bagi anak dari keluarga kurang mampu serta program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, program tersebut telah memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter dan rasa percaya diri siswa. Pemerintah juga terus memperkuat program MBG yang ditargetkan menjangkau ratusan ribu anak di Kota Medan.

Keunggulan Kota Medan sebagai Kota Strategis

Rico Waas turut memperkenalkan keunggulan Kota Medan sebagai kota terbesar di Pulau Sumatera yang memiliki keberagaman suku, agama, budaya, serta kuliner. Ia menjelaskan bahwa Medan memiliki posisi strategis sebagai pusat logistik, transportasi, dan pergudangan dengan dukungan Pelabuhan Belawan serta Kawasan Industri Medan (KIM).

“Pertumbuhan ekonomi Kota Medan mencapai 6,5 persen. Kekuatan utama Medan terletak pada sektor logistik dan transportasi, sebagai gerbang maritim strategis yang berhadapan langsung dengan jalur perdagangan internasional seperti Malaysia, Singapura, Myanmar, Kamboja, dan China,” jelasnya.


Posting Komentar