AI tingkatkan efisiensi bisnis, keunggulan manusia jadi kunci perbedaan

Table of Contents


JAKARTA – Perusahaan semakin memanfaatkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk meningkatkan efisiensi, mengelola data, dan mempercepat pengambilan keputusan bisnis. Namun, penguasaan teknologi ini dinilai tidak cukup tanpa adanya talenta yang memiliki kemampuan analitis dan berpikir kritis.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Digital Business Peruri, Farah Fitria Rahmayati, dalam acara BRAVO 500 Summit 2026 yang diselenggarakan XLSMART for Business di Jakarta. Forum ini mengumpulkan lebih dari 1.500 pemimpin perusahaan, regulator, institusi pendidikan, dan pelaku industri untuk membahas percepatan transformasi digital nasional.

Farah menyatakan bahwa AI kini menjadi bagian penting dalam proses bisnis modern, mulai dari analisis data hingga penyusunan rekomendasi keputusan. Meski demikian, manusia tetap memegang peran utama dalam menentukan bagaimana teknologi tersebut digunakan untuk menyelesaikan masalah bisnis.

"AI mampu mempercepat proses analisis dan memberikan rekomendasi berbasis data. Namun, manusia tetap menjadi pihak yang menentukan bagaimana informasi tersebut digunakan untuk menyelesaikan permasalahan nyata," ujarnya dalam keterangannya, Kamis (18/6/2026).

Menurutnya, perubahan teknologi turut menggeser kebutuhan industri terhadap sumber daya manusia. Perusahaan saat ini tidak hanya mencari tenaga kerja dengan kemampuan teknis, tetapi juga individu yang mampu menggabungkan teknologi dengan kemampuan analisis dan pemecahan masalah.

Peruri menilai terdapat lima kompetensi utama yang perlu dimiliki talenta digital, yaitu:

  • Literasi data
  • Literasi AI
  • Pola pikir produk digital
  • Keamanan dan tata kelola digital
  • Kemampuan berpikir kritis dan problem solving

Pengembangan kompetensi tersebut, lanjut Farah, membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor industri agar ekosistem pembelajaran dapat mengikuti kebutuhan bisnis yang terus berubah.

Sebagai GovTech Indonesia, Peruri terus mendorong transformasi digital melalui inovasi berbasis teknologi, data, dan keamanan digital. Perusahaan melihat pemanfaatan AI dan integrasi data sebagai salah satu faktor penting dalam menciptakan talenta digital yang mampu mendukung daya saing Indonesia di tingkat global.

Tantangan dan Peluang di Era Digital

Dalam era digital yang semakin berkembang, tantangan yang dihadapi perusahaan tidak hanya terkait dengan penggunaan teknologi, tetapi juga bagaimana membangun kapasitas sumber daya manusia yang mampu menghadapi perubahan cepat. Farah menjelaskan bahwa perusahaan harus lebih proaktif dalam mengidentifikasi kebutuhan akan talenta digital yang bisa mengimbangi perkembangan teknologi.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:

  • Meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi digital di kalangan pekerja
  • Mengembangkan program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri
  • Membangun kerja sama antar sektor untuk menciptakan sistem pendidikan yang relevan

Selain itu, Peruri juga menekankan pentingnya keamanan dan tata kelola digital dalam pemanfaatan AI. Dengan semakin banyak data yang diproses dan disimpan, perlindungan data menjadi prioritas utama untuk menjaga kepercayaan konsumen dan kestabilan bisnis.

Peran Pemerintah dan Dunia Pendidikan

Pemerintah dan dunia pendidikan memiliki peran kunci dalam mempersiapkan tenaga kerja yang siap menghadapi tantangan digital. Menurut Farah, pendidikan harus disesuaikan dengan kebutuhan industri, termasuk pengintegrasian teknologi dalam kurikulum.

Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta juga sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang mendukung inovasi dan pengembangan talenta digital. Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan akan muncul generasi baru yang mampu menghadapi tantangan global dan memperkuat posisi Indonesia dalam skala internasional.

Kesimpulan

Transformasi digital tidak hanya tentang penggunaan teknologi, tetapi juga tentang bagaimana manusia menggunakan teknologi tersebut untuk mencapai tujuan bisnis. Dengan adanya talenta digital yang kompeten, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi, kualitas layanan, dan daya saing secara keseluruhan.

Peruri, sebagai GovTech Indonesia, terus berkomitmen untuk mendorong inovasi dan pengembangan sumber daya manusia dalam rangka memperkuat transformasi digital nasional. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor industri, diharapkan akan tercipta ekosistem yang mampu menghasilkan talenta digital yang siap menghadapi masa depan.

Posting Komentar